Tuesday, July 20, 2010

- "My GRATITUDE." -

This is my last day for being nineteen :)
Starting from tomorrow, I'll be turning to twenty..
Gonna be no more the ending "-teen"s on my ages
It means that I should be more mature, of course.

An array of wish lists lay down in my mind and heart
*Well.. God knows them*
and I wish they may all come true as His will, not my will..
I'll keep learning and struggling to be a better person year by year,
month by month,
day by day..

Thank You for one more year added into my life, Lord..
Thank You for giving me a chance to live in the earth and proclaim Your glory
Thank You for Your guidance, love, and faithfulness
for the past nineteen years of mine
Please keep guiding me through the following years
'till the day You take my breath away..

I love You, now and forever. I'll keep my faith on You.

and as the PROVERBS say:
"LONG LIFE is in her right hand; in her left hand are RICHES and HONOR."
-Proverbs 3:16 NIV-

AMEN (",)

Monday, July 19, 2010

I don't care about what people think about me,
I do care about what Jesus thinks.

Saturday, July 17, 2010

- "Turtle VS Spider" -

Tiba-tiba aja teringat tentang kotbah Romo Lulus di hari terakhir Retret Hidup Dalam Roh PDKK St. Hieronimus bulan Maret 2010 yang lalu :)
Waktu itu beliau pernah berkata "Kita tidak boleh memiliki mental seperti kura-kura, tetapi kita harus seperti laba-laba.."

Yes, it's true.
Jangan memiliki mental seperti kura-kura yang membawa bebannya kemana pun dia pergi, dan yang kemudian langsung bersembunyi ketika ada terpaan badai datang.. Terkadang kita, termasuk gw, tanpa sadar membawa beban, masalah, dan kekuatiran kita dari hari ke hari.. Kita gak sadar bahwa lama kelamaan hal itu pada akhirnya akan menghimpit dan menekan kita, membuat kita frustasi dan kelelahan. Seakan kita memikul beban yang begitu berat setiap harinya.. Kita lupa untuk menyerahkan segala beban kita pada Tuhan dan berserah membiarkan Dia yang bekerja membantu kita menanggungnya.. Kita gak ingat akan tawaranNya untuk "Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadaMu." (Matius 11:26)
Kemudian di saat masalah dan ujian datang, kita hanya bisa bersembunyi tanpa berani menghadapi masalah-masalah itu.. Kita merasa takut dan gak mampu.. Padahal sebenarnya ada Dia yang selalu siap untuk menolong dan menuntun kita melewati setiap badai di dalam hidup kita, dan kita aman di dalam perlindunganNya..

Berbeda halnya dengan orang yang memiliki mental laba-laba..
Jika kita perhatikan, laba-laba adalah binatang yang tidak pernah menyerah. Laba-laba dengan tekun membuat sarang di berbagai tempat. Sarang itu dia tenun dengan penuh kesabaran. Dan ketika ada manusia yang merusak sarang itu, apakah mereka lalu kemudian menjadi kecewa dan berhenti membuat sarang-sarang lainnya? Tidak. Ketika manusia merusak sarang yang telah mereka buat, mereka kemudian membuat sarang-sarang baru di tempat yang lain dengan tekun. Mereka tidak putus asa dan berhenti disitu.

Begitu juga seharusnya kita sebagai manusia.. Sarang itu ibarat karya-karya dan pelayanan kita untuk Tuhan. Ketika ada permasalahan datang dan menghancurkannya, kita gak boleh langsung menjadi kecewa dan berhenti berkarya. Cepat bangkit dan mulai bekerja kembali, meskipun itu berarti kita harus memulai semuanya dari nol lagi.. Ingatlah bahwa kita melakukan itu semua untuk Dia, dan Tuhan melihat hati kita..

Renungan ini simpel, tapi seringkali mengingatkan gw untuk cepat bangkit lagi jika gw sedang terpuruk dalam masalah.. Gw ingat untuk gak langsung mudah menyerah atas setiap kegagalan dan permasalahan yang ada dalam hidup gw, karena gw yakin dan percaya kalo gw gak menjalani ini semua sendirian, but I have HIM who walks with me.. And I will never be alone :) Dan setiap permasalahan dan ujian yang berhasil dilewati, membawa gw satu langkah lagi untuk menjadi lebih kuat dari sebelumnya..

Jadi.. Siapakah kita?
Kura-kura kah?
Atau kita adalah seekor laba-laba yang pantang menyerah dalam memperjuangkan hidup ini?
You decide. (",)

Friday, July 16, 2010

- "You are my SHEPHERD." -

I suddenly desire to quote this one of the most beautiful psalms written by David :)

You, Lord, are my shepherd.
I will never be in need.
You let me rest in fields
of green grass.
You lead me to streams
of peaceful water,
and You refresh my life.

You are true to Your name,
and You lead me
along the right paths.
I may walk through valleys
as dark as death,
but I won't be afraid.
You are with me,
and Your shepherd's rod
makes me feel safe.

You treat me to a feast,
while my enemies watch.
You honor me as Your guest,
and You fill my cup
until it overflows.

Your kindness and love
will always be with me
each day of my life,
and I will live forever
in Your house, Lord.

Yes, YOU are my Shepherd, indeed. (",)

Thursday, July 15, 2010

Now I can clearly see the power of forgiving..
Though sometimes it hurts,
but then it always comes up with a beautiful ending..
No more fake smiles to hide a thousand tears of mine,
and now I offer you my real smiles for your happiness
:) :)
I'm happy for you, dear..

Tuesday, July 13, 2010

- " a PRESENT for You." -

Hari kamis tanggal 8 Juli yang lalu, nyokap gw berulang tahun.. Kurang lebih seminggu sebelumnya, gw keliling-keliling beberapa mall untuk mencari kado buat nyokap.. Bingung banget mau beliin apa, karena gw gak tau nyokap lagi pengen apa hehe.. Lalu gw muter-muter sendirian keluar masuk toko buat hunting kado.. Akhirnya di toko kesekian gw menemukan something yang cocok buat nyokap gw *but I'm not gonna mention it here hoho* :)

Mungkin beberapa teman-teman dekat gw tau, bahwa gw paling gak bisa yang namanya bungkus kado *hiksss maluu* hehe.. Dari dulu sampai sekarang, jujur sejujur-jujurnya gw paling hands up deh kalau diminta untuk membungkus kado.. Pokoknya gw bener-bener gak talented dalam hal handcrafts.. That's why kado yang udah gw beli buat nyokap itu cuma gw simpan di lemari selama beberapa hari karena gw bingung gimana cara bungkusnya yah.. Mau minta tolong si koko, tapi dia juga sama aja ga bisa bungkus kado.. Papi juga lagi sibuk.. Tapi gw berpikir, ga mungkinlah kasih nyokap kado tanpa dibungkus dulu.. Jadi akhirnya gw ke toko buku buat nyari kertas kado dan sampai di rumah gw berjuang mengutak-atik cara membungkus kado hihi.. Dan lalu gw mulai membungkusnya sebisa gw dan berusaha amat sangat supaya terlihat rapi, tapi yah.. Begitu deh. Hehe -.-"

Saat membungkus kado itu, tiba-tiba terlintas di pikiran gw..
"Walaupun sejelek apapun bentuk bungkusan kado ini, tapi mami pasti seneng nerimanya.. Karena yang bungkus ini adalah gw sendiri.. Gw kan anaknya, pasti dia tau usaha yang gw lakuin dan dia tau kalo ini adalah salah satu cara buat ngungkapin kalo gw sayang sama dia.. Coba kalo gw bungkusin kado berantakan kayak gini buat orang yang gak begitu deket sama gw, bisa dimarahin kali sama yang nerimanya, dikira lagi menghina hehe.."
Pikiran simpel itu membuat gw tersenyum sendiri dan jadi semangat banget saat membungkus kado.. Bahkan gw juga yang membungkus kado dari bokap buat nyokap hihi.. Dan benar, saat malamnya gw memberikan kado itu pada nyokap, dia cuma senyum dan bilang, "Hehe tuhkannn kamu bisa bungkus kado sebenernya,, ga apalah berantakan, bagus kok.. Thank you yah.."
Wahh senangggnyaa hehe :D

Mungkin seperti itulah halnya tentang bagaimana cara Bapa menerima kita sebagaimana adanya.. Kita sebagai manusia yang gak sempurna berusaha untuk mempersembahkan hal-hal yang terbaik buat Dia, mungkin lewat pelayanan kita, lewat pekerjaan kita, lewat studi kita, lewat apapun di dalam hidup kita.. Kita berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk menyenangkan Dia.. Tapi di satu sisi kita tau persis bahwa kita ini terbatas. Kita gak mampu. Kita gak bisa memberikan yang "sempurna" buat Dia.. Lalu kita menjadi minder sendiri, berpikir bahwa kita gak cukup layak untuk mempersembahkan sesuatu buat Dia..

Tapiiiii.. Dari hal kecil yang gw alami tentang membungkus kado untuk nyokap, gw belajar bahwa seperti itulah Bapa menerima setiap persembahan kita yang gak sempurna.. Karena Dia tau persis bahwa kemampuan kita memang terbatas, kita memang gak akan mampu untuk mempersembahkan sesuatu dengan sempurna buat Dia.. Tapi Dia tau sekali bahwa di balik segala kelemahan kita itu, kita telah berusaha dengan keras dan melakukan itu sebagai tanda bahwa kita mengasihiNya.. Karena kita adalah anak-anakNya, maka Dia akan menerima segala pemberian tangan kita yang didasari oleh kasih dengan senang hati.. Coba pikirkan, orang tua mana yang tidak senang jika menerima kado dari anaknya? ^.^

So.. Keep offering the BEST to Him in every way that you do.. Without seeing how bad the result is, He looks deeply through our hearts and efforts.. And I believe that He will smile widely and appreciate all that you've done for Him :)



Coz He looks for the process, not only the result (",)

Monday, July 12, 2010

- "A short meditation for us :) " -

Tina, seorang gadis yang baik hati satu kali ingin memberi kejutan pada Nenek Omi yang hidup sendiri. Ia datang membuat sebuah kue yang enak lalu membawanya ke rumah si nenek.
"Oh, buat Nenek? Puji Tuhan! Terima kasih, Tina. Nenek sangat suka," kata Nenek waktu menerima kue itu.

Melihat nenek Omi suka, seminggu kemudian Tina kembali membawa kue yang sama.
"Terima kasih," jawab nenek singkat.

Lebih dari seminggu, komentar nenek Omi kembali berbeda,
"Tumben, kamu telat sehari," sahutnya.

Minggu selanjutnya,
"Kuemu agak kemanisan. Nenek lebih suka rasa buah daripada coklat."

Karena sibuk, minggu selanjutnya Tina tidak sempat membuat kue, dan ketika ia berangkat kerja dan melewati rumah si nenek, nenek Omi keluar dan berteriak,
"Hei Tina, mana kue nenek?"

Satu kutipan berkata,
"Saat kita melihat berkat yang sama setiap hari, kita akan tidak memperhatikannya lagi."
Ketika tidak lagi memperhatikan, kita berhenti menghargai.
Ketika tidak menghargai, kita berhenti bersyukur.
Ketika tidak bersyukur, kita mulai mengeluh."



Jika hari ini kamu menangis,
bersyukurlah karena kamu tidak membuat orang lain menangis..

Jika hari ini kamu disakiti,
bersyukurlah karena kamu tahu rasa sakit dan tidak menyakiti orang lain..

Jika hari ini kamu dikecewakan,
bersyukurlah karena kamu tidak membuat orang lain kecewa..

Apapun yang kamu alami hari ini, tetaplah bersyukur karena kita belajar untuk MEMAAFKAN..

Saat aku tak paham maksud Tuhan,
aku memilih.. percaya..

Saat aku tertekan oleh kekecewaan,
aku memilih.. bersyukur..

Saat rencana hidupku berantakan,
aku memilih.. berserah..

Saat putus asa melingkupiku,
aku memilih.. tetap maju.. :)

-adopted from BBM broadcasted message-

Thursday, July 8, 2010

Happy birthday, my dearest MOM!! :D

Wishing you:

* Luck
* Happiness
* Blessing
* Love
* Patient
* Laughter
* Wisdom
* Wealth
* Health
* Success
* Smiles
* Grace
* Joy
* Faithfulness


wishing you... EVERYTHING the BEST for you :) :)

I love you, Mom!!
You're gonna be my BEST, as always.. ^^
*muaccchhhh*