Wednesday, September 22, 2010

- "You're my JOY." -

Biasanya gw selalu sangat bersemangat jika menyambut hari Rabu. Kenapa? Karena setiap hari Rabu jam 2 siang gw ada Persekutuan Doa di kampus gw.. Bagi gw, melayani dan bersekutu bersama brothers n sisters di PD adalah sesuatu yang sangat menyenangkan dan selalu gw tunggu-tunggu.. Tetapi berbeda halnya dengan hari Rabu yang lalu. Waktu itu hati dan perasaan gw sedang sangat gak enak.. Gw mengalami berbagai masalah yang cukup berat, yang pada akhirnya sangat membebani gw di sepanjang hari itu.. Ketika gw membuka mata gw di pagi harinya, gw udah sangat gak bersemangat. Rasanya malas sekali beranjak dari ranjang dan harus menjalani hari yang baru. Gw gak ingin cepat-cepat terbangun dari tidur gw dan segera menghadapi masalah-masalah gw lagi. Dan akhirnya gw menjalani hari itu dengan berbeban, tanpa bisa fokus pada kegiatan-kegiatan gw. Beberapa teman gw bertanya kenapa gw terlihat pucat di hari itu, dan gw cuma bisa tersenyum dan bilang, "Masa sih? Kayaknya emang udah dari sananya muka gw slalu pucet hehe.." Padahal sebenarnya gw tau, gw pucat karena di malam sebelumnya gw menangis sampai jam 2 pagi dan bangun tidur pada jam 5 pagi.. Ya, gw kurang tidur dan mata gw bengkak saat itu.

Dan yang paling gw kuatirkan adalah bahwa gw harus melayani sebagai singer di PD jam 2 siang.. Gw bertanya-tanya dalam hati dan hanya bisa menghela nafas, "Bagaimana caranya gw melayani dengan keadaan gw yang sedang seperti ini? Rasanya jangankan melayani, menjadi umat pun mungkin gw gak cukup siap.." Huff. Tetapi gw gak punya pilihan lain. Gw harus tetap maju untuk pelayanan.

Pada saat latihan pujian kurang lebih sejam sebelum PD dimulai,, tanpa sengaja air mata gw mengalir terus saat kami berlatih lagu penyembahan "Tinggikan Dirimu." Entah apa yang membuat gw menangis, mungkin karena beban yang gw bawa itu udah gak bisa gw bendung lagi. Selama ini belum pernah gw menangis saat latihan pujian seperti itu, tetapi kemarin terjadi begitu spontan tanpa gw sempat untuk menahannya :'(
Akhirnya gw berusaha agar bisa tetap memberikan yang terbaik saat melayani sebagai singer, tetapi gw melayani dengan hati yang masih mengganjal. Masih ada sesuatu yang sangat mengganggu pikiran dan perasaan gw..

Pembicara hari itu adalah Ko Cello dengan tema "I Sing to You, Lord." Setelah firman, Ko Cello memimpin doa dan pujian penyembahan. Seketika atmosfer kapel serasa berubah. Tiba-tiba tanpa sadar gw masuk ke dalam PW dan sangat menikmatinya. Sampai pada akhirnya Ko Cello berkata bahwa ada beberapa orang datang ke PD dengan beban yang berat dan Tuhan akan memberikan damai sejahtera dan sukacita bagi mereka saat itu juga. Huahhhhh.. Saat itu juga gw benar-benar seperti "terlepas" dari beban yang menghimpit hati gw sepanjang hari itu, dan gw ada rasa damai yang mengalir.. Sejak detik itu, hati gw kembali bersukacita. Tiba-tiba saja gw gak ingat lagi akan segala permasalahan gw.. Sungguh ada suatu kedamaian dan perasaan tenang yang memenuhi hati gw.. Perasaan yang gak akan pernah bisa gw dapatkan dari orang lain selain Dia :)

Dari situ sekali lagi Tuhan mengingatkan dan menyadarkan gw akan kuasa doa dan pujian penyembahan.. Sekali lagi Dia mengijinkan gw merasakan kasihNya secara langsung. KasihNya yang secara nyata memulihkan hati gw.. Gw bersyukur karena gw tau bahwa ada satu Pribadi yang mampu memberikan penghiburan dan kekuatan yang nyata bagi gw, yaitu Dia.. Bersyukur luar biasa karena Dia boleh hadir di dalam hidup gw. Gw percaya bahwa Dia adalah sumber kekuatan gw, yang akan selalu menopang ketika gw terjatuh..
Thank You for loving me that much.. I know that I'm fully blessed! =)

Let me sing to You, Lord, a hymn of love (",)

No comments: