Showing posts with label inspiring. Show all posts
Showing posts with label inspiring. Show all posts

Thursday, October 6, 2011

- "Mermaid vs Whales." -



A while back, at the entrance of a gym, there was a picture of a very thin and beautiful woman. The caption was "This summer, do you want to be a mermaid or a whale?"

The story goes, a woman (of clothing size unknown) answered the following way:

"Dear people, whales are always surrounded by friends (dolphins, seals, curious humans), they are sexually active and raise their children with great tenderness.
They entertain like crazy with dolphins and eat lots of prawns. They swim all day and travel to fantastic places like Patagonia, the Barents Sea or the coral reefs of Polynesia.
They sing incredibly well and sometimes even are on cds. They are impressive and dearly loved animals, which everyone defend and admires.

Mermaids do not exist.

But if they existed, they would line up to see a psychologist because of a problem of split personality: woman or fish?
They would have no sex life and could not bear children.
Yes, they would be lovely, but lonely and sad.
And, who wants a girl that smells like fish by his side?

Without a doubt, I'd rather be a whale.

At a time when the media tells us that only thin is beautiful, I prefer to eat ice cream with my kids, to have dinner with my husband, to eat and drink and have fun with my friends.

We women, we gain weight because we accumulate so much wisdom and knowledge that there isn't enough space in our heads, and it spreads all over our bodies.
We are not fat, we are greatly cultivated.
Every time I see my curves in the mirror, I tell myself: "How amazing am I ?! "

(The girl on the picture is French model Tara Lynn)
Last comment: I'm not putting down thin people, being a thin woman myself (BMI of 22 maybe?)

Just saying that being large doesn't equate to being unattractive.



(Source: 
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=2545702681966&set=a.2545702521962.2154719.1235752135&type=1&ref=nf)

Friday, September 23, 2011

- "God, why do I..?" -

I kept on asking God why do I have small monolid eyes,
until I saw a blind little girl..
Then I thanked God for my small eyes..

I kept on asking God why do I have a flat nose,
until I saw a man with a big tumor in his nose..
Then I thanked God for my flat nose..

I kept on asking God why do I mostly have to go to campus by public transportation,
until I saw a woman who had to walk for miles carrying her children with bare feet..
Then I thanked God for those public transportation..

I kept on asking God why do I have a short body,
until I saw a child with no arms and legs..
Then I thanked God for my short body..

I kept on asking God why can't I travel all around the world just like what my friends did,
until I saw a poor old man who had never traveled further than his own town in his life..
Then I thanked God for my condition..

I kept on asking God why do I have to work quite hard even before I graduate from university just to fulfill my own daily needs,
until I saw hundreds of jobless people applying for jobs everyday
and being rejected..
Then I thanked God for my job..

Through the people around me, God has taught me how to be grateful for all the way I am.. :')

Now I've learnt that jealousy won't change any of my own condition,
instead it will only make everything worse coz it will simply take the peace and happiness in my heart away..

Now I've learnt that there's no perfect life in this world,
everybody has their own problems, regrets and failures behind all their laughter..

Now I've learnt that by keeping grateful and counting my own blessings,
it will make my life even brighter and more delightful :)

because..
Jealousy is counting someone's else blessings
instead of your own.

Friday, May 20, 2011

- "God Whispers." -

Well I'm a bit shock when I read today's "GodWhispers" on my email.. It was only less than 24 hours ago when I felt disappointed and sad knowing that maybe I have no chance to continue my study overseas, mostly because of my family's financial problem.. And when I read my email just now, I received "GodWhispers" saying these encouraging words:

Dear Astrid,
I've made a giant storehouse overflowing with every conceivable blessing you need, including all the financial resources you would ever need for all the dreams I have placed in your heart. The key of My storehouse is in your pocket. Gave it to you a long time ago. So when will you drop by and get some stuff?

Waiting for you,
God.
P.S. I hope really soon, Astrid.

Hey, can you call it as a "coincidence"?
No, I don't believe that I read it coincidentally.
The content of this email really answers the most recent problem appears in my head in these last few days.. And I believe that God really wants to say these to me, as the answer of my prayer :')
I call this "FAITH."



Thanks for the answer, God..
Please show me the way to Your storehouse then ^^
Let me walk by FAITH and not by sight! (",)

Saturday, May 14, 2011

- "HE provides what's BEST." -

Beberapa hari yang lalu aku menemukan sebuah video di Facebook.. Video ini menceritakan tentang seorang anak laki-laki yang berhati mulia, yang menyumbangkan organ-organ tubuhnya untuk penelitian di Universitas setelah kematiannya, agar banyak nyawa orang lain bisa diselamatkan dari kanker dan tidak mengalami sakit yang sama seperti dirinya :')

Aku pernah membaca cerita ini melalui sebuah email beberapa bulan yang lalu, jadi aku tak lagi terlalu terkejut dengan jalan ceritanya.. Tersentuh, namun sudah tak lagi seperti ketika aku pertama kali membaca ceritanya dulu.. Tetapi kali ini aku lebih tersentuh lagi ketika mendengar lagu pengiring video ini.. Dengan susah payah aku berusaha menebak-nebak judul lagu ini dan mencarinya di internet untuk di download.. Akhirnya kutemukan lagu ini di 4Shared dengan judul "Tuhan Firman" ^^
Yang pasti, lagu ini sudah menguatkan dan mengingatkanku sekali lagi bahwa Tuhan yang kumiliki adalah Tuhan yang selalu menyediakan dan memberi yang terbaik bagi hidupku :)

Tuhan firman, "Mintalah."
Tuhan firman, "Jadilah."
Tuhan firman, "Ketuklah."
Tuhan janjikan jalan

S'bab tangan Tuhan selalu terbuka
bagi yang minta tolong
Tak akan Bapa memberikan ular
pada yang minta roti


Tuhan firman, "Mintalah."
Tuhan firman, "Jadilah."
Tuhan firman, "Ketuklah."
Tuhan janjikan jalan

S'bab tangan Tuhan selalu terbuka
bagi yang minta tolong
Tak akan Bapa memberi yang jahat
pada anak yang minta

Link to this song:
http://www.youtube.com/watch?v=-HvrhABMXF4

Beberapa minggu terakhir ini, seringkali aku memikirkan akan masa depanku.. Jujur, terkadang aku merasa kuatir dan takut akan apa yang akan terjadi di masa depanku.. Aku sempat merasa bingung akan apa yang harus kulakukan setelah lulus kuliah nanti, harus bekerja dimana, harus menabung seberapa banyak, harus lanjut ke S2 atau langsung bekerja saja, kapan harus menikah, apa yang akan kukerjakan setelah menikah, dan banyak hal lainnya.. Mungkin sebagian orang menilai bahwa pemikiranku ini terlalu dini dan masih terlalu "jauh", tetapi bagi orang melankolis seperti aku, merencanakan masa depan dalam jangka panjang adalah sesuatu hal yang biasa dan memang penting untuk dilakukan..

Tetapi aku pun menyadari kesalahanku, karena aku belum sepenuhnya menyerahkan segala masa depanku ke dalam tanganNya.. Aku masih sibuk menyusun sendiri rencana-rencana masa depanku dengan pikiranku, tanpa banyak melibatkanNya dan bertanya apa yang sebenarnya menjadi kehendakNya dalam hidupku.. Aku masih kuatir apakah segala rencana itu akan berjalan dengan baik.. Aku masih cemas akan banyak hal. Tetapi lewat lagu ini aku kembali diingatkan untuk ke sekian kalinya agar tidak kuatir atas masa depanku, atas apapun yang akan kuhadapi di depan nanti.. Sekali lagi lagu ini meneguhkan bahwa Tuhan bukan hanya akan memberikan apa yang baik, namun yang TERBAIK bagi anakNya.. Bahwa ketika aku BERDOA dan MEMINTA akan masa depan yang baik padaNya, maka Dia sungguh akan memberikan yang terbaik sesuai rencanaNya, namun tentu saja tanpa lupa disertai dengan usaha yang maksimal.


*Dan hidupku ada di dalam pemeliharaan tanganNya yang sempurna :)
*

Ya, aku sangat percaya bahwa Tuhan tak akan pernah memberikan ular pada yang minta roti..
Dan tak akan Bapa memberi yang jahat pada anak yang minta.. :)

Saturday, April 9, 2011

- "a JOYFUL servant's HEART." -

Kurang lebih satu bulan terakhir ini, aku merasa jenuh akan segala hal..
Kuliah. Pekerjaan. Dan bahkan pelayanan. Pada awalnya aku berpikir bahwa aku membutuhkan sedikit liburan. Namun ternyata setelah aku melakukan banyak refreshing pun, kejenuhan ini tidak juga pergi dariku..

Entah kenapa aku tetap tidak bersemangat mengerjakan tugas-tugas kuliah. Seringkali aku menunda-nunda untuk mengerjakannya dan belajar seadanya saja. Padahal dulu, aku adalah orang yang tidak pernah mau menunda pekerjaan, terutama tugas kuliah. Dulu, tanpa diminta pun aku dengan rajinnya akan menyicil bahan-bahan ujian jauh hari sebelum ujian diadakan.

Entah kenapa aku menjadi semakin tidak bersemangat untuk pergi mengajar seusai kuliah.. Rasa lelah dan ngantuk seringkali membuatku pergi mengajar dengan terpaksa.

Entah kenapa aku pun tidak lagi sepenuhnya merasa rindu untuk melayani di komunitasku.. Oke, aku tetap menjalani komitmenku untuk setia melayani di PD dan pembinaan mingguan, namun seringkali aku tidak datang dengan kerinduan. Aku datang hanya sekedar kewajiban dan terikat dengan komitmen. Mungkin dapat terhitung dengan sebelah tangan berapa kali aku melayani dengan sukacita dan kerinduan yang penuh di semester ini.

Jika boleh jujur, rasanya aku sangat malas sekali untuk datang ke pembinaan di hari Sabtu kemarin.. Pagi hari itu aku bangun dengan badan yang cukup lelah dan tanpa semangat. Aku ingin sekali bisa beristirahat seharian di rumah tanpa harus pergi kemana-mana. Aku bangun dan hal pertama yang terlintas di pikiranku saat itu adalah "Ya ampun harus ke kampus lagi hari ini cuma buat pembinaan.. Naik busway pulang pergi pula.. Huff." Maklum, komitmenku sebagai pengurus PD mengharuskanku untuk datang ke kampus setiap hari Rabu dan Sabtu, yang notabene keduanya adalah hari liburku semester ini. Yang berarti membuatku harus pergi ke kampus full dari hari Senin hingga Sabtu setiap minggunya.. Merasa lelah dan jenuh? Pasti.

Tetapi aku bersyukur karena ternyata kedatanganku ke kampus hari Sabtu kemarin tidak sia-sia.. Ci Veliska membagikan firman tentang "pelayanan" di pembinaan kemarin.. Mungkin materi-materi yang dibawakan oleh ci Vel sudah sering kudapatkan sebelumnya, namun aku bersyukur kalau aku diingatkan kembali akan banyak hal melalui firman kemarin..

Ada satu kalimat yang dikatakan oleh ci Vel "melayani harus disertai dengan hati yang bersukacita." Jegerrrrr! Satu kalimat sederhana itu terasa menampar hatiku. Aku langsung berpikir dan menginstrospeksi diri apakah selama ini aku telah melayani Dia dengan hati yang penuh sukacita dan ucapan syukur? Ataukah justru aku melayani Dia dengan segala keluhan dan keterpaksaan? Dan aku langsung menyadari bahwa aku lebih banyak melayani dengan keluhan daripada dengan sukacita.. Sejenak aku merasa bersalah dan malu pada Dia.

Setelah firman berakhir, pembinaan ditutup dengan doa dan lagu Tetap Setia.

Selidiki aku, lihat hatiku apakah ku sungguh mengasihiMu Yesus?
Kau yang Maha Tau dan menilai hidupku
Tak ada yang tersembunyi bagiMu

T'lah kulihat kebaikanMu yang tak pernah habis di hidupku
Kuberjuang sampai akhirnya Kau dapati aku tetap setia

Aku nyaris meneteskan air mata saat menyanyikan lagu ini.. Benar sekali kata-kata yang ada di lagu ini "T'lah kulihat kebaikanMu yang tak pernah habis di hidupku.." Aku sendiri merasakan dan menyaksikan dengan nyata kebaikan Tuhan yang sungguh tak pernah berhenti mengalir di dalam hidupku.. Dia Allah yang mencukupkan segala berkat-berkatnya bagiku, memberikan keluarga dan orang-orang yang kucintai di sekelilingku, memberikanku pekerjaan yang kusukai, memberikanku kuliah dan prestasi yang baik, menyediakan segala kebutuhan hidupku, dan masih ada begitu banyak berkat lainnya yang tak akan habis jika kusebutkan satu per satu.. :')
Aku jadi berpikir bahwa sudah begitu banyak berkat yang Dia berikan di dalam hidupku, masa untuk datang melayaniNya seminggu dua kali saja aku masih mengeluh? Rasanya apa yang aku lakukan untuk melayani Dia lewat komunitasku ini sama sekali tak sebanding bila dibandingkan dengan segala kebaikanNya dalam hidupku..

Di siang hari setelah pembinaan itu selesai, aku mengikuti latihan pujian untuk PD hari Rabu depan dengan penuh semangat dan sukacita yang baru. Kebetulan aku akan bertugas sebagai WL di PD mendatang, dan aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan melayani Dia dengan sepenuh hati dan mengucap syukur atas satu kesempatan lagi yang Dia berikan bagiku untuk melayaniNya.. Aku ingin memiliki hati seorang pelayan yang penuh dengan sukacita saat melayani Tuannya :)




Thank You for reminding me about how a servant's heart should be, Jesus (",)
I'm sorry for the unpleasant things that I've done to You..
Grant me a joyful and pure heart to serve You forever
and let Your Holy Spirit always be with me..
Let me be faithful to You 'till the end, Lord :')

.iLoveYou.

Thursday, March 10, 2011

- "Woman's PRAY." -

Lord, I pray for a man that will be a part of my life
A man that really loves You more than anything
A man that lives not for himself but for you
He must know for whom and what he lives, so his life isn't useless
Someone that has a wise heart not only a smart brain
A man that not only adores me, but can warn me when I'm wrong
A man that can be my best friend
A man that makes me feel like a woman when I'm beside him
I don't ask for a perfect man but I ask for an imperfect man
A man that needs my support, my love, my prayer for his life
Give me Your hands so I always be able to pray for him
Give me Your eyes, so I can see good things in him and not the bad one
Give me Your mouth that is filled with Your words of wisdom
so I can support him
And I want that finally both of us can say:
"How great Thou Art."
Amen.


Sunday, January 30, 2011

- "YOU know BETTER than I." -

I thought I did what's right
I thought I had the answers
I thought I chose the surest road
But that road brought me here

So I put up a fight
And told you how to help me
Now just when I have given up
The truth is coming clear


You know better than I
You know the way
I've let go the need to know why
For you know better than I

If this has been a test
I cannot see the reason
But maybe knowing "I don't know"
Is part of getting through


I try to do what's best
And faith has made it easy
To see the best thing I can do
Is put my trust in You


For You know better than I
You know the way
I've let go the need to know why
For you know better than I

I saw one cloud and thought it was a sky
I saw a bird and thought that I could follow
But it was You who taught that bird to fly
If I let You reach me will You teach me?

For You know better than I
You know the way
I've let go the need to know why
For you know better than I

Better than I by David Campbell:
http://www.youtube.com/watch?v=uzxpVGnWEWA

Secara gak sengaja aku menemukan lagu ini beberapa hari yang lalu ketika seorang temanku memposting lagu ini di profile FBnya.. Ketika pertama kali kudengar lagu ini dan memperhatikan setiap baris liriknya, aku sempat terdiam beberapa saat karena lagu ini benar-benar MENJAWAB beberapa pertanyaan di dalam hatiku saat itu secara langsung..

Ya, beberapa waktu terakhir ini seringkali terlintas di pikiranku pertanyaan-pertanyaan mengenai hidupku dan rencana Tuhan atasnya.. Jika boleh kubawa kembali ingatanku pada kejadian-kejadian yang menyakitkan dalam hidupku selama ini, terkadang hati kecilku gak pernah berhenti bertanya-tanya apa maksud dan tujuan Tuhan mengijinkan hal-hal tersebut terjadi dalam hidupku.. Aku tau dan selalu berpegang pada janjiNya bahwa "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." (Yeremia 29:11). Tetapi gak bisa dipungkiri bahwa aku hanyalah manusia biasa yang terkadang belum berhasil untuk menyingkirkan perasaan kecewa atas hal-hal yang terjadi dan ketakutan akan masa depan..

Setiap kali ada hal menyakitkan yang Dia ijinkan terjadi, aku hanya mampu berserah dan berusaha untuk terus percaya bahwa memang inilah yang terbaik bagiku..
Ketika masalah keluarga datang..
Ketika orang-orang yang berarti dalam hidupku pergi meninggalkanku..
Ketika orang-orang terdekatku menyakitiku..
Ketika semuanya berjalan tak seperti yang aku harapkan..
Rasa kecewa? Marah? Pasti kurasakan.
Hati ini sungguh bertanya-tanya akan maksud Tuhan mengijinkan semua ini terjadi..

Tetapi lagu ini kembali mengingatkanku agar terus tetap menaruh kepercayaan SEPENUHNYA kepadaNya, karena sungguh DIA YANG TAU SEGALANYA JAUH LEBIH BAIK DARIPADA AKU. Dia ingin aku benar-benar berserah sepenuhnya, tanpa mencoba bersandar sedikitpun pada pengertianku sendiri.. Dia ingin membuatku melihat bahwa Dia sungguh memperhatikan dan peduli akan setiap detail kehidupanku, dan aku tak perlu kuatir akan apapun sebab Dia yang memelihara aku..

Aku sangat bersyukur karena selama ini Dia terus menjawab setiap keraguan dalam hatiku satu per satu.. Perlahan-lahan aku mulai dapat melihat dan mengerti bahwa segala maksud dan rencanaNya adalah yang terbaik bagiku.. Aku mulai bisa memahami mengapa hal ini terjadi.. Mengapa hal itu terjadi.. Aku mulai bisa merasakan hikmahnya. Dia yang menunjukkan dan mengajarkan sendiri padaku lewat setiap peristiwa, lewat orang-orang di sekelilingku, serta lewat pengenalanku akan Dia..

Dan satu hal yang pasti, Dia bahkan selalu menyediakan LEBIH dari yang kuminta.
Dan pada akhirnya segala kekecewaanku digantikan dengan sukacita dan rasa syukur yang luar biasa :)

Aku mau terus menjadikan Dia sebagai nakhoda dalam hidupku dan mengijinkan Dia memegang kendali penuh atasnya.. Karena aku tau bahwa hanya Dialah yang tau segala yang terbaik bagiku dan Dia tak akan pernah mengecewakanku.. :)
Really thank God for I have a great God like HIM!



The best thing that I can do is to put my trust in You..
For YOU know better than I! (",)

Tuesday, January 4, 2011

- "Life is a MYSTERY." -

Hari ini gw mendengar cerita dari salah satu temen BiG gw kalo ternyata temennya meninggal karena kecelakaan.. Jadi temennya ini pergi berlibur bersama keluarga dan cewenya di akhir tahun kemarin.. Mereka udh berpacaran selama 5 tahun.. Disana dia dan pacarnya main ATV (semacam track2an motor). Cewenya yang mengendarai motor itu dan dia dibonceng.. Saat di tikungan, cewenya ini kehilangan kendali sehingga mereka terlempar dari motor. Si cewe meninggal, dan cowonya gegar otak serta luka-luka! X_X

Jujur gw merinding banget pas diceritain kisah ini.. Agak gak percaya aja. Kisah yang sungguh tragis, seperti di novel2 dan sinetron.. Rasanya sedikit sulit untuk percaya bahwa hal seperti ini benar-benar terjadi di kehidupan nyata.. Siapa yang pernah menyangka bahwa mereka pergi berlibur dengan tujuan untuk refreshing dan bersukacita, namun justru malah harus kembali dengan dukacita dan rasa kehilangan yang mendalam?

Sekali lagi kisah tragis seperti ini mengingatkan gw bahwa kehidupan adalah misteri. Gak ada yang dapat mengetahui rencana Tuhan.. Semudah itu jika Tuhan ingin mengambil milikNya kembali. Gak ada yang pernah menyangka bahwa hal semacam ini akan terjadi. Gak ada yang pernah menduga bahwa kisah cinta mereka akan berakhir setragis ini. Hari esok, siapa yang tau?

Mungkin masing-masing dari kita udah merencanakan banyak hal untuk kehidupan kita beberapa tahun ke depan.. Kita punya target, mimpi, cita-cita, dan harapan.. Tetapi apa daya jika seluruh rencana kita itu gak sesuai dengan rencana yang Tuhan kehendaki atas hidup kita?
Semuanya itu bisa berubah dalam sekejap.

Kisah2 ini menyadarkan gw untuk selalu berusaha menjalani hari-hari dengan bijaksana, karena kita gak akan pernah tau kapan kita dipanggil kembali olehNya.. Orang yang mengidap AIDS belum tentu meninggal lebih dahulu daripada orang yang sehat walafiat. Orang tua belum tentu meninggal terlebih dahulu sebelum anaknya.. Ya, kematian adalah sesuatu yang benar-benar tak dapat ditebak. Dan kehilangan orang di sekitar kita akibat kematian juga merupakan suatu yang tak dapat diduga-duga. Kapanpun, kita harus siap. Siap kehilangan atau justru siap untuk dipanggil.. Huff. Mengerikan memang.. Namun sungguh, itulah yang terjadi dalam kehidupan ini.. Orang datang dan pergi. Lahir dan meninggal.
Siapkah kita menyerahkan segala kehidupan kita ke dalam tanganNya?

Life is really a mystery.. Nobody knows God's plans..

Saturday, December 25, 2010

- "Christmas" -

Finally.. It's Christmas!!
Akhirnya natal tahun ini tiba..
Natal yang seharusnya selalu kutunggu-tunggu..
Akhirnya aku berhasil melewatinya..

Walaupun natal tahun ini kembali aku lewati sendiri tanpa kekasih,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun natal tahun ini hatiku sedang terluka,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun di malam natal tahun ini aku tak dapat pergi ke gereja,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun di malam natal tahun ini aku tak memiliki acara apa-apa bersama keluarga maupun teman,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun di malam natal tahun ini perasaanku sedang kacau,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun di malam natal tahun ini keadaan keluargaku sedang tak begitu baik,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun natal tahun ini aku tak pergi keluar kota,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun natal tahun ini aku tak makan malam natal bersama keluargaku,
namun aku BERSYUKUR..

Walaupun natal tahun ini aku tak merasakan suasana natal,
namun aku BERSYUKUR..

Aku bersyukur karena boleh melewatkan satu natal lagi di dalam hidupku..
Aku bersyukur atas segala hal yang boleh Ia perbuat dalam hidupku hingga natal ke 20 dalam hidupku ini..
Aku bersyukur karena aku masih memiliki keluarga yang utuh untuk bersama-sama melewatkan natal yang sederhana denganku..

Thank You for this simple Christmas, Lord :)
Welcome to my heart..
Really hope that the warmth of Jesus' born stays within my life and soul forever ^^
I love you, Jesus..

.. MERRY CHRISTMAS 2010 ..

Saturday, December 18, 2010

- "Back to the PLACE where I BELONG.." -

Tiga minggu sudah aku tak menginjakkan kaki di gereja manapun,
termasuk melewatkan misa-misa harian di kapel kampusku..
Tiga minggu sudah aku "lari" dari gereja dan tak memiliki cukup kerinduan untuk kembali.

Hari-hari berat yang kulalui setelah aku mengakhiri hubunganku dengan mantan kekasih membuat aku sempat merasa kecewa dan marah padaNya.
Aku terus bertanya-tanya, "Mengapa Dia memberikan hadiah kepadaku tetapi mengambilnya kembali dengan cepat? Apa maksudNya?!"
Saat itu aku marah dan menangis.
Aku tidak bisa memahami tujuanNya mengijinkan semua ini terjadi..
Walaupun jauh di dalam hati kecilku aku percaya bahwa semua ini terjadi demi kebaikanku sendiri,
tetapi aku tak kuasa untuk membendung perasaan sedih dan kecewa..
Ya, aku hanyalah manusia biasa.
Manusia yang punya pikiran dan perasaan.
Manusia yang rapuh dan mudah terluka.

Tak hanya itu, aku pun merasa tidak cukup siap untuk kembali ke gerejaku karena disanalah kenangan terakhirku bersama dia..
Ya, tanggal 27 November yang lalu, di minggu pertama masa adven, aku mengikuti misa bersama dia disana..
Dan juga bersama kedua orang tuaku..
Saat itu aku merasa sangat bahagia karena akhirnya aku bisa mengikuti misa bersama kedua orang tuaku dan kekasihku..
Sungguh sebuah moment yang telah lama kunantikan..

Perasaan kecewa pada Tuhan dan ketakutan untuk mengenang kembali moment indah bersamanya saat mengikuti misa ini membuatku melarikan diri dari gereja.
Aku tidak merasa rindu pada misa kudus.
Aku terlalu fokus memikirkan rasa sakit dan sibuk memulihkan diri sendiri tanpaNya..
Aku terlalu takut untuk menghadapi suasana yang sama saat misa disana,
namun kali ini tanpa kehadirannya..
Dan aku tau bahwa untuk selamanya kami tak akan pernah mengikuti misa bersama-sama lagi sebagai sepasang kekasih..

Tetapi hari ini aku memutuskan untuk kembali.
Aku kembali menginjakkan kaki di gereja kesayanganku.
Aku kembali mengikuti misa kudus dan menyambut tubuh Kristus.
Aku kembali mendengarkan firmanNya dan menyanyi memuji Dia.

Ada sedikit keraguan dalam hatiku saat aku tiba di depan gereja.
Perasaan ragu apakah aku akan cukup kuat untuk tidak kembali teringat dan merasa sedih di dalam sana.
Tetapi aku menepis segala perasaan takut dan raguku itu.
Aku tau tak seharusnya aku lari dan menjauh dari Dia.
Aku harus kembali.
Ada sebuah CINTA SEJATI yang menungguku untuk menyambutNya di altar gereja.
Ya, cinta sejati yang hanya dapat kutemukan di dalam diri Yesus Tuhanku :)

Dia sudah menungguku.
Menungguku untuk kembali mendekat padaNya dan menaruh segala bebanku padaNya
Menungguku untuk kembali mencintaiNya dan percaya sepenuhnya padaNya
Menungguku untuk kembali memeluk dan merasakan hadiratNya
Menungguku untuk kembali menerima kedamaian dan berkat-berkatNya

Saat aku kembali ke gereja,
ternyata kudapati diriku sangat merindukan persekutuan bersamaNya
Aku sangat menikmati setiap menit keterlibatanku dalam misa kudus itu
Rasanya tak ingin misa ini segera berakhir.
Aku sadar bahwa di luar Dia aku tak memiliki kekuatan apa-apa.
Aku ingin terus tinggal di dalamNya dan bersekutu denganNya.

And here I am, Lord..
I'm standing in Your presence,
waiting for You to hug me and say that everything will be alright..
I really miss You, Jesus..
I'm sorry cos I've been running away from You for the last three weeks..
I'm sorry cos I've skipped all the holy masses and refused to go to the church..
Now I realize that the only true happiness and joy can only be found in You and Your church :)

Here I am..
I'm coming back to the church, to the place where I belong..
and I'll never walk away from You anymore, I promise!
I love You :)

Wednesday, September 22, 2010

- "You're my JOY." -

Biasanya gw selalu sangat bersemangat jika menyambut hari Rabu. Kenapa? Karena setiap hari Rabu jam 2 siang gw ada Persekutuan Doa di kampus gw.. Bagi gw, melayani dan bersekutu bersama brothers n sisters di PD adalah sesuatu yang sangat menyenangkan dan selalu gw tunggu-tunggu.. Tetapi berbeda halnya dengan hari Rabu yang lalu. Waktu itu hati dan perasaan gw sedang sangat gak enak.. Gw mengalami berbagai masalah yang cukup berat, yang pada akhirnya sangat membebani gw di sepanjang hari itu.. Ketika gw membuka mata gw di pagi harinya, gw udah sangat gak bersemangat. Rasanya malas sekali beranjak dari ranjang dan harus menjalani hari yang baru. Gw gak ingin cepat-cepat terbangun dari tidur gw dan segera menghadapi masalah-masalah gw lagi. Dan akhirnya gw menjalani hari itu dengan berbeban, tanpa bisa fokus pada kegiatan-kegiatan gw. Beberapa teman gw bertanya kenapa gw terlihat pucat di hari itu, dan gw cuma bisa tersenyum dan bilang, "Masa sih? Kayaknya emang udah dari sananya muka gw slalu pucet hehe.." Padahal sebenarnya gw tau, gw pucat karena di malam sebelumnya gw menangis sampai jam 2 pagi dan bangun tidur pada jam 5 pagi.. Ya, gw kurang tidur dan mata gw bengkak saat itu.

Dan yang paling gw kuatirkan adalah bahwa gw harus melayani sebagai singer di PD jam 2 siang.. Gw bertanya-tanya dalam hati dan hanya bisa menghela nafas, "Bagaimana caranya gw melayani dengan keadaan gw yang sedang seperti ini? Rasanya jangankan melayani, menjadi umat pun mungkin gw gak cukup siap.." Huff. Tetapi gw gak punya pilihan lain. Gw harus tetap maju untuk pelayanan.

Pada saat latihan pujian kurang lebih sejam sebelum PD dimulai,, tanpa sengaja air mata gw mengalir terus saat kami berlatih lagu penyembahan "Tinggikan Dirimu." Entah apa yang membuat gw menangis, mungkin karena beban yang gw bawa itu udah gak bisa gw bendung lagi. Selama ini belum pernah gw menangis saat latihan pujian seperti itu, tetapi kemarin terjadi begitu spontan tanpa gw sempat untuk menahannya :'(
Akhirnya gw berusaha agar bisa tetap memberikan yang terbaik saat melayani sebagai singer, tetapi gw melayani dengan hati yang masih mengganjal. Masih ada sesuatu yang sangat mengganggu pikiran dan perasaan gw..

Pembicara hari itu adalah Ko Cello dengan tema "I Sing to You, Lord." Setelah firman, Ko Cello memimpin doa dan pujian penyembahan. Seketika atmosfer kapel serasa berubah. Tiba-tiba tanpa sadar gw masuk ke dalam PW dan sangat menikmatinya. Sampai pada akhirnya Ko Cello berkata bahwa ada beberapa orang datang ke PD dengan beban yang berat dan Tuhan akan memberikan damai sejahtera dan sukacita bagi mereka saat itu juga. Huahhhhh.. Saat itu juga gw benar-benar seperti "terlepas" dari beban yang menghimpit hati gw sepanjang hari itu, dan gw ada rasa damai yang mengalir.. Sejak detik itu, hati gw kembali bersukacita. Tiba-tiba saja gw gak ingat lagi akan segala permasalahan gw.. Sungguh ada suatu kedamaian dan perasaan tenang yang memenuhi hati gw.. Perasaan yang gak akan pernah bisa gw dapatkan dari orang lain selain Dia :)

Dari situ sekali lagi Tuhan mengingatkan dan menyadarkan gw akan kuasa doa dan pujian penyembahan.. Sekali lagi Dia mengijinkan gw merasakan kasihNya secara langsung. KasihNya yang secara nyata memulihkan hati gw.. Gw bersyukur karena gw tau bahwa ada satu Pribadi yang mampu memberikan penghiburan dan kekuatan yang nyata bagi gw, yaitu Dia.. Bersyukur luar biasa karena Dia boleh hadir di dalam hidup gw. Gw percaya bahwa Dia adalah sumber kekuatan gw, yang akan selalu menopang ketika gw terjatuh..
Thank You for loving me that much.. I know that I'm fully blessed! =)

Let me sing to You, Lord, a hymn of love (",)

Sunday, August 22, 2010

- "I will keep SINGING for YOU.." -

Hari ini gw ngerasa badan gw rada drop.. Lemes bgt seharian.. Mungkin salah satunya adalah karena beberapa hari terakhir ini kegiatan gw cukup padat setiap harinya dan gw jarang memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat.. Tapi bagi gw, penyebab terbesarnya adalah karena alergi hidung gw yang selalu membuat gw mampet dan sesak saat bernapas setiap harinya.. Ya, alergi hidung yang telah gw derita sejak gw kecil sampai hari ini. Alergi ini biasanya muncul di saat gw kedinginan, kecapean, minum susu atau berada di tempat yang berdebu.. Seingat gw dulu alergi ini gak menyerang gw setiap hari, tetapi entah kenapa semakin lama gw mendapati kalau alergi ini mulai menyerang gw SETIAP HARI. Beberapa bulan terakhir ini, rasanya tiada hari tanpa alergi. Gak peduli siang atau malam, sehat atau sakit, santai maupun lelah, hidung ini selalu mampet setiap saat..

Mungkin bagi banyak orang alergi seperti ini adalah suatu hal sepele, bukan masalah yang besar.. Benar, pada awalnya gw pun gak terlalu mempermasalahkan penyakit gw ini.. Tapi semakin gw beranjak dewasa, semakin banyak kegiatan yang harus gw lakukan, semakin gw merasa terganggu dengan alergi ini.. Alergi ini membuat gw sulit bernapas dengan lega setiap harinya sehingga seringkali mau tidak mau gw harus bernapas lewat mulut.. Karena hidung gw yang mampet ini, badan gw lebih cepat lelah, lemas dan juga lebih mudah terserang penyakit seperti batuk dan flu karena udara yang gw hirup gak tersaring lewat hidung.. Dan yang paling membebani gw adalah alergi ini adalah salah satu hal yang paling menghambat pelayanan gw yang notabene adalah di bidang pujian, dimana seringkali gw harus bernyanyi.. Dengan hidung yang mampet, otomatis suara gw akan bindeng dan sengau seperti orang yang sedang pilek.. Dan bayangkan, gw harus selalu bernyanyi dengan suara yang bindeng dan napas yang pendek hanya karena hidung gw mampet.. Rasanya benar2 menyesakkan. Mungkin satu dua kali melayani dalam keadaan seperti itu bukanlah suatu masalah, tetapi jika hal itu harus gw lalui hampir setiap kali gw melayani, bukankah itu adalah sesuatu yang sangat menyedihkan?

Dua hari terakhir kemarin, Tuhan mengijinkan gw merasakan hidung yang "plong", gak mampet sama skali, padahal fisik gw lagi lelah-lelahnya karena hampir selalu pergi pagi dan pulang larut malam.. Gw merasa sukacita dan semangat sekali dalam dua hari ini.. Gw bisa menjalankan aktifitas gw bahkan juga sempat melayani di PD Trinitas dengan badan yang terasa jauh lebih segar dan sehat dibandingkan biasanya karena gw bisa bernapas dengan lancar.. Rasanya pun gak ingin berhenti bernyanyi disaat keadaan hidung sedang plong seperti itu.. Bedaaaa banget rasanya, walaupun jelas bahwa suara gw memang dari dasarnya pas-pasan, tetapi dua hari terakhir ini terdengar jauh lebih jernih dan gw pun dapat menyanyi dengan napas yang lebih panjang.. Huahhh ketagihan bangetttt rasanya.. Diam-diam gw berharap dan berdoa semoga keadaan itu gak hanya berlangsung sementara, tetapi juga untuk seterusnya sehingga gw bisa melayani Dia dengan lebih maksimal..

Tetapi hari ini.. Gw mendapati bahwa hidung gw kembali mampet seperti sedia kala.. Perasaan gw? Sedih, sangat. Jujur sepanjang hari ini gw banyak memikirkan tentang alergi gw ini dan mulai sedikit merasa putus asa. Air mata gw sempat mengalir ketika gw bertanya sama Dia apa maksud di balik semua ini. Gw udah mulai cape mencoba berbagai cara untuk menyembuhkan penyakit ini sejak kecil. Rasanya belum pernah ada perubahan yang signifikan, dan bahkan gw mendapati bahwa keadaannya semakin hari semakin memburuk :'(
Akhirnya gw cuma membawa ini KEMBALI lagi ke dalam doa.. Gw curhat sama Dia dan gw bertanya kenapa Dia mengijinkan gw menderita alergi ini sejak dulu,, kenapa bahkan sampai sekarang gw belum mendapatkan solusinya,, kenapa gw gak bisa seperti kebanyakan orang yang dapat menghirup napas dengan bebas setiap harinya? Kenapa? Padahal gw melayani di bidang pujian dan Dia tau bahwa ini sangat menghambat pelayanan gw huhu..

Sampai semalam pada satu titik gw memutuskan untuk berhenti bertanya padaNya dan berusaha untuk menyerahkan semuaNya pada Dia.. Gw yakin ada satu tujuan yang baik dibalik semua ini.. Karena gw tau, seandainya Dia mau memulihkan dan menyembuhkan gw, itu sama sekali bukanlah perkara yang sulit buat Dia.. Like what the Christian always say: "Lord, just say a word and I shall be healed." Ya, gw mau memperkatakan dan memiliki iman seperti itu. Gw yakin dan percaya bahwa bukanlah suatu hal yang mustahil jika pada saatnya nanti Dia mengijinkan gw sembuh total dari alergi ini, walaupun para dokter selama ini berkata bahwa mereka gak bisa berbuat apa-apa, bahwa alergi ini adalah bawaan seumur hidup yang gak bisa disembuhkan secara permanen.. But I believe that HE can heal me so easily!! And I'm waiting for the day HE says His words and heals me.. AMEN!! :)

Dan gw gak akan pernah membiarkan alergi gw ini menghalangi gw untuk tetap melayani Dia dalam bidang pujian.. Karena justru dibalik kelemahan gw ini, gw yakin kuasa Dia akan bekerja dengan sempurna..

"But He said to me,
'My grace is sufficient for you,
for MY POWER IS MADE IN WEAKNESS.'
Therefore I will boast all the more gladly about my weaknesses,
so that Christ's power may rest in me."
- 2 Corinthians 12:9 NIV -

In spite of my weaknesses, I will keep singing for You, Lord (",)

Monday, August 9, 2010

- "HOPE doesn't disappoint." -

Kemarin gw pergi ke misa minggu di gereja gw, Santo Thomas Rasul. Jujur kemarin gw datang ke gereja dengan rasa ngantuk dan lelah yang amat sangat.. Malam sebelumnya gw begadang sampai jam setengah 4 pagi (well.. it was my fault) dan paginya gw harus mengikuti kelas pelatihan pujian di shekinah dengan mata yang bengkak karena kurang tidur.. Begitu kelas pujian berakhir, gw segera pulang naik kendaraan umum untuk mengejar gereja jam 4 sore bersama ortu gw.. Begitu sampai di rumah, gw merasa lelah sekali dan gak siap untuk misa.. Tapi gw berdoa dalam hati supaya Ia memberikan gw kesegaran dan kekuatan baru untuk mengikuti misa karena jujur gw benar2 ingin misa..

Romo yang memimpin adalah romo cabutan dari paroki gereja di Slipi dan gw baru pertama kali melihat beliau di misa kemarin.. Sampai di bacaan pertama, gw sudah menguap berkali2, mata gw berair dan kepala gw sedikit pusing karena menahan ngantuk.. Tetapi gw tetap berusaha untuk fokus pada misa dan tetap percaya kalo misa ini gak akan sia2 dan akan memberikan sesuatu pada gw.. Begitu tiba saat kotbah, entah kenapa rasa ngantuk gw tiba2 hilang begitu aja dan gw langsung fokus mendengarkan kotbah romo.. Dan ternyata keyakinan gw di awal misa tadi bahwa misa ini akan memberikan gw sesuatu terbukti oleh kotbah romo yang sangat bagus mengenai "pengharapan".

Di awal kotbah, romo memberikan cerita singkat tentang Christopher Colombus.. Yaph, he was the inventor of the continent of America.. Dia orang pertama yang mendarat dan menemukan benua ini.. Memulai perjalanan pada tahun 1492 bersama 3 kapal anak buahnya, mereka berlayar dengan penuh pengharapan dan semangat bahwa mereka akan menemukan suatu daratan baru di dunia ini. Berbulan2 berlayar tanpa di tengah samudra tanpa arah dan petunjuk akan adanya daratan, mereka mulai bersungut-sungut dan berkecil hati. Hampir seluruh anak buahnya meminta untuk memutar arah dan kembali ke benua Eropa, tetapi Christopher yang tetap yakin dan percaya bahwa ekspedisinya ini gak akan sia2, mencoba untuk memotivasi dan membangkitkan semangat anak buahnya kembali. Sampai pada akhirnya mereka benar2 mendarat di sebuah daratan yang sangat luas, yang sekarang kita kenal sebagai benua Amerika. They did it! Coba bayangkan jika pada saat itu Christopher tidak memegang teguh kepercayaan dan pengharapannya dan menuruti permintaan anak2 buahnya untuk segera kembali ke Eropa, mungkin hari ini kita tidak mengenal Christopher Colombus di dalam buku sejarah dunia sebagai penemu benua Amerika.

Kehidupan kita juga seperti perjalanan Christopher mengarungi samudra, tanpa kita bisa melihat dengan pasti masa depan kita.. Namun kita memiliki suatu TUJUAN HIDUP, dan kita dibekali dengan IMAN dan PENGHARAPAN dalam mencapai tujuan kita itu.. Mungkin perjalanan kita gak akan mudah dan mulus, akan ada banyak ombak dan badai yang menerpa kehidupan kita.. Ada saat dimana kita merasa putus asa serta ragu dan takut untuk melangkah, seringkali kita berpikir bahwa akan lebih baik apabila kita menyerah dan berhenti mengejar tujuan kita.. Kita memilih untuk kembali ke "comfort zone" kita.. Tetapi di saat seperti itu ingatlah satu hal bahwa pengharapan itu tetap ada dan iman kita di dalam Dia gak akan pernah sia2.. Gw pribadi percaya bahwa ketika Tuhan menaruh satu mimpi dan visi di dalam hati kita, Dia gak akan pernah lupa untuk menyertai dan memampukan kita untuk mencapainya.. Dia akan memperlengkapi kita dengan perlengkapan2 yang kita butuhkan dan Dia akan tetap menjaga kita, asalkan kita menaruh segala mimpi dan tujuan kita di dalam Dia..

Bawalah harapan2 kita di dalam doa, tetaplah berusahalah semampu kita, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan. Biar kita melakukan bagian kita, dan Dia yang akan melakukan bagianNya.. Dan biarlah setiap harapan kita boleh membawa satu kemuliaan untuk namaNya, bukan untuk kemuliaan kita sendiri :)

"And HOPE DOES NOT DISAPPOINT US, because God has poured out His love into our hearts by the Holy Spirit, whom He has given us."
- Romans 5:5 NIV -



For I believe that He will never put a dream in our heart without giving us the ability to reach it.. (",)

Sunday, August 1, 2010

- "Sebutir PASIR." -

Di antara lautan kehidupan manusia
Ku hanyalah bagaikan sebutir pasir saja
Namun Kau mengenalku
Engkau tau namaku bahkan sebelum aku dilahirkan

Kau pilihku.. Kau panggilku..
Kau bentukku sempurna indah pada waktunya
Walau sakit namun senang akhirnya
Sebutir pasir pun menjadi mutiara

This is a really good old song..
Benar sekali setiap kata2 yang ada di lagu ini.. Seperti menggambarkan kehidupan kita sendiri..
Mungkin bagi dunia ini, kita adalah seseorang yang gak berarti, bukan siapa2 dan gak ada yang memandang.. Seringkali kita berpikir, siapalah kita? Kita benar2 cuma setitik kecil dari bagian kehidupan dunia ini..
Tetapi satu hal, walaupun dunia gak memandang dan menghiraukan kita, Bapa di Surga MELIHAT dan MENGENAL kita. Mengenal setiap detail pribadi dan kehidupan kita. Dia yang memanggil kita dengan nama kita masing2 dan terlebih dahulu mengenal kita bahkan jauh sebelum orang tua kita menyambut kehadiran kita di dunia..
It's a wonderful fact, isn't it?

Dan gak cuma memandang dan mengenal kita, Dia juga yang selalu membimbing setiap langkah kehidupan kita, merancang masa depan yang indah bagi kita, dan berjalan bersama kita setiap saat kemana pun kita pergi.. Dia yang mengajarkan kita banyak hal lewat segala peristiwa di dalam kehidupan kita dan juga memampukan kita untuk melewati semuanya.. Dia membentuk kita sedemikian rupa, seperti sebutir pasir yang harus mengalami proses yang menyakitkan untuk menjadi sebuah mutiara. Mungkin ketika kita mengalami proses pembentukan itu, sakit sekali rasanya.. Kita berteriak dan menangis, merasa tidak kuat melewati semuanya.. Tetapi Dia tau persis seberapa kuat kita, dan Dia gak akan memberikan ujian yang melebihi kekuatan kita (1 Kor 10:13)
Dia akan terus membentuk kita sampai pada akhirnya Dia mendapati kita sempurna seperti yang Dia inginkan.. Sampai pada akhirnya sebutir pasir yang tak dipandang dan diinjak-injak orang itu berubah menjadi sebutir mutiara indah yang bernilai tinggi dan sangat berharga :)

Hanya dua hal yang Dia minta dari kita,
yaitu KESEDIAAN kita untuk dibentuk menjadi sempurna olehNya
dan KEPERCAYAAN kita sepenuhnya kepada Dia (",)

And after all we've been through, someday we can finally sing:
"Sebutir pasirpun menjadi mutiara.."



Jadi.. Siapkah kita untuk dibentuk menjadi sebutir mutiara? :)

Wednesday, July 28, 2010

- "I TRUST in YOU" -

Saat ku tak melihat jalanMu

Saat ku tak mengerti rencanaMu
Namun tetap kupegang janjiMu
Pengharapanku hanya padaMu

Hatiku percaya..
Hatiku percaya..
Hatiku percaya..
S'lalu kupercaya..

Yes it's true, Lord..
When everything seems like going wrong
When I can't even understand Your plans
I keep only one thing in my heart: I TRUST IN YOU :)
for Your plans are always gonna be THE BEST for me..

"For I know the plans I have for you,"
declares the Lord,
"plans TO PROSPER you and NOT TO HARM you,
plans TO GIVE you HOPE and FUTURE."

- Jeremiah 29:11 NIV -

What a beautiful promise of the LORD (",)

Sunday, July 25, 2010

- "Thankful." -

I'm thankful for being my imperfect parents' child
coz I know there's a lot of children out there longing for parents' love

I'm thankful for the difficult subjects in my study
coz many people having no chance to be well-educated

I'm thankful for my naughty students
coz I can share my knowledge with them and watch them grow to be great people

I'm thankful for the friends around me
coz most people are lonely

I'm thankful for my innocent pets
coz God uses them to cheer me everyday

I'm thankful for my "far away" house
coz lots of people are homeless

I'm thankful for my simple meals
coz many people have to go to bed in hunger for days

I'm thankful for the heat of the sun that crush on my skin
coz it means that I'm still alive

I'm thankful for my myopic eyes
coz lots of people are blind

I'm thankful for my allergic nose
coz many patients can't even breathe without medical equipment

I'm thankful for being pressed by others in the public transportation
coz some people even have to walk by their feet for miles

I'm thankful for my problems
coz I know they make me tougher and more mature each day

I'm thankful for being short
coz many people even lose their parts of body

and most of all..
I'm thankful for knowing YOU in my life
for there's none like YOU and no one else can touch my heart like YOU do :)



See.. So many things to be thankful for.
What else should I complain about?
There's always, always, always something to be thankful for (",)
I love YOU, Lord.. I'm thankful.

Saturday, July 17, 2010

- "Turtle VS Spider" -

Tiba-tiba aja teringat tentang kotbah Romo Lulus di hari terakhir Retret Hidup Dalam Roh PDKK St. Hieronimus bulan Maret 2010 yang lalu :)
Waktu itu beliau pernah berkata "Kita tidak boleh memiliki mental seperti kura-kura, tetapi kita harus seperti laba-laba.."

Yes, it's true.
Jangan memiliki mental seperti kura-kura yang membawa bebannya kemana pun dia pergi, dan yang kemudian langsung bersembunyi ketika ada terpaan badai datang.. Terkadang kita, termasuk gw, tanpa sadar membawa beban, masalah, dan kekuatiran kita dari hari ke hari.. Kita gak sadar bahwa lama kelamaan hal itu pada akhirnya akan menghimpit dan menekan kita, membuat kita frustasi dan kelelahan. Seakan kita memikul beban yang begitu berat setiap harinya.. Kita lupa untuk menyerahkan segala beban kita pada Tuhan dan berserah membiarkan Dia yang bekerja membantu kita menanggungnya.. Kita gak ingat akan tawaranNya untuk "Marilah kepadaKu, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadaMu." (Matius 11:26)
Kemudian di saat masalah dan ujian datang, kita hanya bisa bersembunyi tanpa berani menghadapi masalah-masalah itu.. Kita merasa takut dan gak mampu.. Padahal sebenarnya ada Dia yang selalu siap untuk menolong dan menuntun kita melewati setiap badai di dalam hidup kita, dan kita aman di dalam perlindunganNya..

Berbeda halnya dengan orang yang memiliki mental laba-laba..
Jika kita perhatikan, laba-laba adalah binatang yang tidak pernah menyerah. Laba-laba dengan tekun membuat sarang di berbagai tempat. Sarang itu dia tenun dengan penuh kesabaran. Dan ketika ada manusia yang merusak sarang itu, apakah mereka lalu kemudian menjadi kecewa dan berhenti membuat sarang-sarang lainnya? Tidak. Ketika manusia merusak sarang yang telah mereka buat, mereka kemudian membuat sarang-sarang baru di tempat yang lain dengan tekun. Mereka tidak putus asa dan berhenti disitu.

Begitu juga seharusnya kita sebagai manusia.. Sarang itu ibarat karya-karya dan pelayanan kita untuk Tuhan. Ketika ada permasalahan datang dan menghancurkannya, kita gak boleh langsung menjadi kecewa dan berhenti berkarya. Cepat bangkit dan mulai bekerja kembali, meskipun itu berarti kita harus memulai semuanya dari nol lagi.. Ingatlah bahwa kita melakukan itu semua untuk Dia, dan Tuhan melihat hati kita..

Renungan ini simpel, tapi seringkali mengingatkan gw untuk cepat bangkit lagi jika gw sedang terpuruk dalam masalah.. Gw ingat untuk gak langsung mudah menyerah atas setiap kegagalan dan permasalahan yang ada dalam hidup gw, karena gw yakin dan percaya kalo gw gak menjalani ini semua sendirian, but I have HIM who walks with me.. And I will never be alone :) Dan setiap permasalahan dan ujian yang berhasil dilewati, membawa gw satu langkah lagi untuk menjadi lebih kuat dari sebelumnya..

Jadi.. Siapakah kita?
Kura-kura kah?
Atau kita adalah seekor laba-laba yang pantang menyerah dalam memperjuangkan hidup ini?
You decide. (",)

Friday, July 16, 2010

- "You are my SHEPHERD." -

I suddenly desire to quote this one of the most beautiful psalms written by David :)

You, Lord, are my shepherd.
I will never be in need.
You let me rest in fields
of green grass.
You lead me to streams
of peaceful water,
and You refresh my life.

You are true to Your name,
and You lead me
along the right paths.
I may walk through valleys
as dark as death,
but I won't be afraid.
You are with me,
and Your shepherd's rod
makes me feel safe.

You treat me to a feast,
while my enemies watch.
You honor me as Your guest,
and You fill my cup
until it overflows.

Your kindness and love
will always be with me
each day of my life,
and I will live forever
in Your house, Lord.

Yes, YOU are my Shepherd, indeed. (",)

Tuesday, July 13, 2010

- " a PRESENT for You." -

Hari kamis tanggal 8 Juli yang lalu, nyokap gw berulang tahun.. Kurang lebih seminggu sebelumnya, gw keliling-keliling beberapa mall untuk mencari kado buat nyokap.. Bingung banget mau beliin apa, karena gw gak tau nyokap lagi pengen apa hehe.. Lalu gw muter-muter sendirian keluar masuk toko buat hunting kado.. Akhirnya di toko kesekian gw menemukan something yang cocok buat nyokap gw *but I'm not gonna mention it here hoho* :)

Mungkin beberapa teman-teman dekat gw tau, bahwa gw paling gak bisa yang namanya bungkus kado *hiksss maluu* hehe.. Dari dulu sampai sekarang, jujur sejujur-jujurnya gw paling hands up deh kalau diminta untuk membungkus kado.. Pokoknya gw bener-bener gak talented dalam hal handcrafts.. That's why kado yang udah gw beli buat nyokap itu cuma gw simpan di lemari selama beberapa hari karena gw bingung gimana cara bungkusnya yah.. Mau minta tolong si koko, tapi dia juga sama aja ga bisa bungkus kado.. Papi juga lagi sibuk.. Tapi gw berpikir, ga mungkinlah kasih nyokap kado tanpa dibungkus dulu.. Jadi akhirnya gw ke toko buku buat nyari kertas kado dan sampai di rumah gw berjuang mengutak-atik cara membungkus kado hihi.. Dan lalu gw mulai membungkusnya sebisa gw dan berusaha amat sangat supaya terlihat rapi, tapi yah.. Begitu deh. Hehe -.-"

Saat membungkus kado itu, tiba-tiba terlintas di pikiran gw..
"Walaupun sejelek apapun bentuk bungkusan kado ini, tapi mami pasti seneng nerimanya.. Karena yang bungkus ini adalah gw sendiri.. Gw kan anaknya, pasti dia tau usaha yang gw lakuin dan dia tau kalo ini adalah salah satu cara buat ngungkapin kalo gw sayang sama dia.. Coba kalo gw bungkusin kado berantakan kayak gini buat orang yang gak begitu deket sama gw, bisa dimarahin kali sama yang nerimanya, dikira lagi menghina hehe.."
Pikiran simpel itu membuat gw tersenyum sendiri dan jadi semangat banget saat membungkus kado.. Bahkan gw juga yang membungkus kado dari bokap buat nyokap hihi.. Dan benar, saat malamnya gw memberikan kado itu pada nyokap, dia cuma senyum dan bilang, "Hehe tuhkannn kamu bisa bungkus kado sebenernya,, ga apalah berantakan, bagus kok.. Thank you yah.."
Wahh senangggnyaa hehe :D

Mungkin seperti itulah halnya tentang bagaimana cara Bapa menerima kita sebagaimana adanya.. Kita sebagai manusia yang gak sempurna berusaha untuk mempersembahkan hal-hal yang terbaik buat Dia, mungkin lewat pelayanan kita, lewat pekerjaan kita, lewat studi kita, lewat apapun di dalam hidup kita.. Kita berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk menyenangkan Dia.. Tapi di satu sisi kita tau persis bahwa kita ini terbatas. Kita gak mampu. Kita gak bisa memberikan yang "sempurna" buat Dia.. Lalu kita menjadi minder sendiri, berpikir bahwa kita gak cukup layak untuk mempersembahkan sesuatu buat Dia..

Tapiiiii.. Dari hal kecil yang gw alami tentang membungkus kado untuk nyokap, gw belajar bahwa seperti itulah Bapa menerima setiap persembahan kita yang gak sempurna.. Karena Dia tau persis bahwa kemampuan kita memang terbatas, kita memang gak akan mampu untuk mempersembahkan sesuatu dengan sempurna buat Dia.. Tapi Dia tau sekali bahwa di balik segala kelemahan kita itu, kita telah berusaha dengan keras dan melakukan itu sebagai tanda bahwa kita mengasihiNya.. Karena kita adalah anak-anakNya, maka Dia akan menerima segala pemberian tangan kita yang didasari oleh kasih dengan senang hati.. Coba pikirkan, orang tua mana yang tidak senang jika menerima kado dari anaknya? ^.^

So.. Keep offering the BEST to Him in every way that you do.. Without seeing how bad the result is, He looks deeply through our hearts and efforts.. And I believe that He will smile widely and appreciate all that you've done for Him :)



Coz He looks for the process, not only the result (",)

Monday, July 12, 2010

- "A short meditation for us :) " -

Tina, seorang gadis yang baik hati satu kali ingin memberi kejutan pada Nenek Omi yang hidup sendiri. Ia datang membuat sebuah kue yang enak lalu membawanya ke rumah si nenek.
"Oh, buat Nenek? Puji Tuhan! Terima kasih, Tina. Nenek sangat suka," kata Nenek waktu menerima kue itu.

Melihat nenek Omi suka, seminggu kemudian Tina kembali membawa kue yang sama.
"Terima kasih," jawab nenek singkat.

Lebih dari seminggu, komentar nenek Omi kembali berbeda,
"Tumben, kamu telat sehari," sahutnya.

Minggu selanjutnya,
"Kuemu agak kemanisan. Nenek lebih suka rasa buah daripada coklat."

Karena sibuk, minggu selanjutnya Tina tidak sempat membuat kue, dan ketika ia berangkat kerja dan melewati rumah si nenek, nenek Omi keluar dan berteriak,
"Hei Tina, mana kue nenek?"

Satu kutipan berkata,
"Saat kita melihat berkat yang sama setiap hari, kita akan tidak memperhatikannya lagi."
Ketika tidak lagi memperhatikan, kita berhenti menghargai.
Ketika tidak menghargai, kita berhenti bersyukur.
Ketika tidak bersyukur, kita mulai mengeluh."



Jika hari ini kamu menangis,
bersyukurlah karena kamu tidak membuat orang lain menangis..

Jika hari ini kamu disakiti,
bersyukurlah karena kamu tahu rasa sakit dan tidak menyakiti orang lain..

Jika hari ini kamu dikecewakan,
bersyukurlah karena kamu tidak membuat orang lain kecewa..

Apapun yang kamu alami hari ini, tetaplah bersyukur karena kita belajar untuk MEMAAFKAN..

Saat aku tak paham maksud Tuhan,
aku memilih.. percaya..

Saat aku tertekan oleh kekecewaan,
aku memilih.. bersyukur..

Saat rencana hidupku berantakan,
aku memilih.. berserah..

Saat putus asa melingkupiku,
aku memilih.. tetap maju.. :)

-adopted from BBM broadcasted message-