Monday, August 9, 2010

- "HOPE doesn't disappoint." -

Kemarin gw pergi ke misa minggu di gereja gw, Santo Thomas Rasul. Jujur kemarin gw datang ke gereja dengan rasa ngantuk dan lelah yang amat sangat.. Malam sebelumnya gw begadang sampai jam setengah 4 pagi (well.. it was my fault) dan paginya gw harus mengikuti kelas pelatihan pujian di shekinah dengan mata yang bengkak karena kurang tidur.. Begitu kelas pujian berakhir, gw segera pulang naik kendaraan umum untuk mengejar gereja jam 4 sore bersama ortu gw.. Begitu sampai di rumah, gw merasa lelah sekali dan gak siap untuk misa.. Tapi gw berdoa dalam hati supaya Ia memberikan gw kesegaran dan kekuatan baru untuk mengikuti misa karena jujur gw benar2 ingin misa..

Romo yang memimpin adalah romo cabutan dari paroki gereja di Slipi dan gw baru pertama kali melihat beliau di misa kemarin.. Sampai di bacaan pertama, gw sudah menguap berkali2, mata gw berair dan kepala gw sedikit pusing karena menahan ngantuk.. Tetapi gw tetap berusaha untuk fokus pada misa dan tetap percaya kalo misa ini gak akan sia2 dan akan memberikan sesuatu pada gw.. Begitu tiba saat kotbah, entah kenapa rasa ngantuk gw tiba2 hilang begitu aja dan gw langsung fokus mendengarkan kotbah romo.. Dan ternyata keyakinan gw di awal misa tadi bahwa misa ini akan memberikan gw sesuatu terbukti oleh kotbah romo yang sangat bagus mengenai "pengharapan".

Di awal kotbah, romo memberikan cerita singkat tentang Christopher Colombus.. Yaph, he was the inventor of the continent of America.. Dia orang pertama yang mendarat dan menemukan benua ini.. Memulai perjalanan pada tahun 1492 bersama 3 kapal anak buahnya, mereka berlayar dengan penuh pengharapan dan semangat bahwa mereka akan menemukan suatu daratan baru di dunia ini. Berbulan2 berlayar tanpa di tengah samudra tanpa arah dan petunjuk akan adanya daratan, mereka mulai bersungut-sungut dan berkecil hati. Hampir seluruh anak buahnya meminta untuk memutar arah dan kembali ke benua Eropa, tetapi Christopher yang tetap yakin dan percaya bahwa ekspedisinya ini gak akan sia2, mencoba untuk memotivasi dan membangkitkan semangat anak buahnya kembali. Sampai pada akhirnya mereka benar2 mendarat di sebuah daratan yang sangat luas, yang sekarang kita kenal sebagai benua Amerika. They did it! Coba bayangkan jika pada saat itu Christopher tidak memegang teguh kepercayaan dan pengharapannya dan menuruti permintaan anak2 buahnya untuk segera kembali ke Eropa, mungkin hari ini kita tidak mengenal Christopher Colombus di dalam buku sejarah dunia sebagai penemu benua Amerika.

Kehidupan kita juga seperti perjalanan Christopher mengarungi samudra, tanpa kita bisa melihat dengan pasti masa depan kita.. Namun kita memiliki suatu TUJUAN HIDUP, dan kita dibekali dengan IMAN dan PENGHARAPAN dalam mencapai tujuan kita itu.. Mungkin perjalanan kita gak akan mudah dan mulus, akan ada banyak ombak dan badai yang menerpa kehidupan kita.. Ada saat dimana kita merasa putus asa serta ragu dan takut untuk melangkah, seringkali kita berpikir bahwa akan lebih baik apabila kita menyerah dan berhenti mengejar tujuan kita.. Kita memilih untuk kembali ke "comfort zone" kita.. Tetapi di saat seperti itu ingatlah satu hal bahwa pengharapan itu tetap ada dan iman kita di dalam Dia gak akan pernah sia2.. Gw pribadi percaya bahwa ketika Tuhan menaruh satu mimpi dan visi di dalam hati kita, Dia gak akan pernah lupa untuk menyertai dan memampukan kita untuk mencapainya.. Dia akan memperlengkapi kita dengan perlengkapan2 yang kita butuhkan dan Dia akan tetap menjaga kita, asalkan kita menaruh segala mimpi dan tujuan kita di dalam Dia..

Bawalah harapan2 kita di dalam doa, tetaplah berusahalah semampu kita, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan. Biar kita melakukan bagian kita, dan Dia yang akan melakukan bagianNya.. Dan biarlah setiap harapan kita boleh membawa satu kemuliaan untuk namaNya, bukan untuk kemuliaan kita sendiri :)

"And HOPE DOES NOT DISAPPOINT US, because God has poured out His love into our hearts by the Holy Spirit, whom He has given us."
- Romans 5:5 NIV -



For I believe that He will never put a dream in our heart without giving us the ability to reach it.. (",)

Sunday, August 8, 2010

Setiap hati wanita berada di dalam Tuhan dan setiap pria harus mencarinya di dalam Tuhan.
- TLC -
Holiday will soon be over, but hopefully my spirit will never be over ;)

Saturday, August 7, 2010

- "Love and Acceptance." -

When you love someone,
you get over his/her weaknesses.

When you love someone,
you don't care about his imperfectness.

When you love someone,
you forget all his foolishness
and keep admiring everything about him.

Maybe the others judge: "You're blind!"
but actually you're NOT blind.
Instead, you're ACCEPTING him.

Coz when you really love someone,
you ACCEPT all his weaknesses.
you ACCEPT all his imperfectness.
you ACCEPT all his foolishness.

It's all about SPECIAL ACCEPTANCE that maybe others don't have on him.
And this kind of acceptance only comes out when you REALLY LOVE him.
That's why sometimes if you're asked: "Why do you LOVE him?"
you might answer: "I don't know.. He's just.. SPECIAL to me though he has so many weaknesses."

Cause actually love is not blind, it is ACCEPTING (",)

Friday, August 6, 2010

Being SINGLE doesn't always mean AVAILABLE, right?
- "my AYAM kentang kecap." -

My another cooking di minggu terakhir liburan semester ini hehe :)


*ayammmmmmmm!!*

Semalam tiba2 gw disuruh masak sama mami krn dy gak sempet masak katanya..
Karena dadakan dan juga keterbatasan bahan, jadinya gw memutuskan untuk masak ini aja.. Masakan sederhana tapi enak,, ayam kentang kecap..
Wahh.. Si mami berasa punya koki baru di rumah sekarang ceritanya ckck -.-"
Hahaha :P

Tuesday, August 3, 2010

- "Gurame Tahu Tausi by ME :)" -

Another menu cooked by me today :D
This is my mom's request:


*gurame tahu tausi by ME *

Owh owh it tastes so yummyyyy!!
My fam said that it was PERFECT hihihi ^^
nyammmmmmmmmm...

Sunday, August 1, 2010

- "Sebutir PASIR." -

Di antara lautan kehidupan manusia
Ku hanyalah bagaikan sebutir pasir saja
Namun Kau mengenalku
Engkau tau namaku bahkan sebelum aku dilahirkan

Kau pilihku.. Kau panggilku..
Kau bentukku sempurna indah pada waktunya
Walau sakit namun senang akhirnya
Sebutir pasir pun menjadi mutiara

This is a really good old song..
Benar sekali setiap kata2 yang ada di lagu ini.. Seperti menggambarkan kehidupan kita sendiri..
Mungkin bagi dunia ini, kita adalah seseorang yang gak berarti, bukan siapa2 dan gak ada yang memandang.. Seringkali kita berpikir, siapalah kita? Kita benar2 cuma setitik kecil dari bagian kehidupan dunia ini..
Tetapi satu hal, walaupun dunia gak memandang dan menghiraukan kita, Bapa di Surga MELIHAT dan MENGENAL kita. Mengenal setiap detail pribadi dan kehidupan kita. Dia yang memanggil kita dengan nama kita masing2 dan terlebih dahulu mengenal kita bahkan jauh sebelum orang tua kita menyambut kehadiran kita di dunia..
It's a wonderful fact, isn't it?

Dan gak cuma memandang dan mengenal kita, Dia juga yang selalu membimbing setiap langkah kehidupan kita, merancang masa depan yang indah bagi kita, dan berjalan bersama kita setiap saat kemana pun kita pergi.. Dia yang mengajarkan kita banyak hal lewat segala peristiwa di dalam kehidupan kita dan juga memampukan kita untuk melewati semuanya.. Dia membentuk kita sedemikian rupa, seperti sebutir pasir yang harus mengalami proses yang menyakitkan untuk menjadi sebuah mutiara. Mungkin ketika kita mengalami proses pembentukan itu, sakit sekali rasanya.. Kita berteriak dan menangis, merasa tidak kuat melewati semuanya.. Tetapi Dia tau persis seberapa kuat kita, dan Dia gak akan memberikan ujian yang melebihi kekuatan kita (1 Kor 10:13)
Dia akan terus membentuk kita sampai pada akhirnya Dia mendapati kita sempurna seperti yang Dia inginkan.. Sampai pada akhirnya sebutir pasir yang tak dipandang dan diinjak-injak orang itu berubah menjadi sebutir mutiara indah yang bernilai tinggi dan sangat berharga :)

Hanya dua hal yang Dia minta dari kita,
yaitu KESEDIAAN kita untuk dibentuk menjadi sempurna olehNya
dan KEPERCAYAAN kita sepenuhnya kepada Dia (",)

And after all we've been through, someday we can finally sing:
"Sebutir pasirpun menjadi mutiara.."



Jadi.. Siapkah kita untuk dibentuk menjadi sebutir mutiara? :)